Libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) seringkali membuat pemilik rumah khawatir akan kondisi tanaman mereka. Tanpa penyiraman rutin, taman yang sudah dirawat dengan susah payah bisa layu atau mati dalam hitungan hari.
Agar Anda bisa berlibur dengan tenang tanpa memikirkan tanaman di rumah, berikut adalah beberapa tips praktis untuk menjaga kesegaran taman selama ditinggal mudik.
1. Gunakan Metode Penyiraman Mandiri
Jika tidak ada orang di rumah, Anda bisa membuat sistem penyiraman sederhana sendiri. Caranya isi botol plastik dengan air, lubangi kecil pada tutupnya, lalu tancapkan terbalik ke dalam media tanam. Air akan menetes perlahan ke akar tanaman. Selain itu bisa menggunakan sistem sumbu. Gunakan wadah berisi air dan hubungkan ke pot menggunakan tali kain atau sumbu kompor. Air akan meresap lewat tali untuk menjaga kelembapan tanah secara konsisten.
2. Berikan “Selimut” pada Tanah
Untuk mencegah air di dalam tanah cepat menguap karena panas matahari, tutupi permukaan tanah dengan sabut kelapa, sekam, atau batu-batu kecil. Cara ini sangat efektif menjaga tanah tetap lembap dua kali lebih lama dibandingkan tanah yang dibiarkan terbuka.
3. Pangkas Daun yang Berlebihan
Sebelum berangkat, pangkas daun-daun yang sudah kering atau terlalu rimbun. Semakin sedikit daun, semakin sedikit pula air yang dibutuhkan tanaman untuk bertahan hidup. Ini adalah strategi agar tanaman bisa “berhemat” cadangan air selama Anda pergi.
4. Kelompokkan Tanaman di Tempat Teduh
Pindahkan tanaman pot ke area yang tidak terkena matahari langsung. Menyatukan posisi pot secara berdekatan juga membantu menciptakan area yang lebih lembap bagi tanaman tersebut, sehingga mereka tidak cepat kering.
5. Bersihkan Taman dari Gulma dan Hama
Pastikan taman bersih dari rumput liar (gulma) sebelum ditinggal. Gulma akan berebut air dengan tanaman kesayangan Anda. Memberikan sedikit pupuk slow-release (pupuk yang larut perlahan) juga bagus agar nutrisi tanaman tetap terjaga selama liburan.
6. Gunakan Media Tanam yang Menyerap Air (Hydrogel)
Untuk tanaman dalam pot, Anda bisa menambahkan Hydrogel (butiran polimer penyerap air) ke dalam media tanam sebelum berangkat. Hydrogel mampu menyerap air dalam jumlah besar dan melepaskannya sedikit demi sedikit saat tanah mulai mengering. Ini adalah “cadangan air” yang sangat efektif untuk tanaman indoor maupun outdoor.
7. Manfaatkan Kamar Mandi untuk Tanaman Indoor
Jika Anda memiliki tanaman dalam ruangan yang membutuhkan kelembapan tinggi (seperti jenis Calathea atau Fern), letakkan mereka di dalam kamar mandi yang memiliki jendela atau ventilasi cahaya. Kelembapan alami di area kamar mandi cenderung lebih tinggi dan stabil, sehingga tanaman tidak mudah layu meskipun udara di area rumah lainnya terasa kering karena tertutup rapat.
8. Wadah Air Terbuka di Sekitar Pot
Letakkan beberapa wadah atau ember berisi air terbuka di sekitar kumpulan pot tanaman Anda. Air yang menguap dari wadah tersebut akan meningkatkan kelembapan udara (humidity) di sekitar tanaman. Cara sederhana ini sangat membantu mencegah ujung daun menjadi cokelat dan kering akibat udara yang terlalu statis selama rumah ditinggal mudik.
9. Cek Kesehatan Tanaman H-1 Keberangkatan
Lakukan inspeksi terakhir satu hari sebelum Anda berangkat. Pastikan tidak ada gejala serangan jamur atau ulat. Jika ditemukan, segera tangani agar serangan tersebut tidak mewabah ke tanaman lain saat Anda tidak ada. Tanaman yang sehat memiliki daya tahan yang jauh lebih kuat untuk menghadapi kondisi minim air selama libur panjang.
10. Jangan Memberi Pupuk Cair Sesaat Sebelum Berangkat
Banyak orang salah kaprah dengan memberi banyak pupuk cair sebelum mudik agar tanaman “kenyang”. Padahal, pupuk cair justru memicu pertumbuhan tunas baru yang membutuhkan banyak air. Sebaiknya gunakan pupuk slow-release atau cukup pastikan kebutuhan airnya terpenuhi, agar tanaman berada dalam kondisi “istirahat” dan tidak boros air.
Mengapa Perawatan Taman Profesional Tetap yang Terbaik?
Strategi mandiri di atas sangat efektif untuk skala rumah tangga kecil. Namun, untuk area lansekap yang luas, taman perkantoran, atau koleksi tanaman eksotis, risiko kegagalan tetap ada.
Tim Gardening MultiClean Indonesia dibekali dengan pengetahuan botani yang mendalam untuk menangani berbagai jenis tanaman. Kami memastikan setiap tanaman mendapatkan dosis air dan nutrisi yang tepat, serta melakukan pengawasan terhadap hama secara berkala. Dengan bantuan profesional, taman Anda tidak hanya akan “bertahan hidup”, tapi justru akan tampil lebih mempesona saat Anda kembali dari liburan.

