Semakin banyak perusahaan diminta menunjukkan komitmen keberlanjutan melalui sertifikasi gedung hijau dan pelaporan ESG (Environmental, Social, and Governance)). Fokus perhatian umumnya tertuju pada energi dan air, padahal kegiatan operasional harian seperti kebersihan dan perawatan lanskap juga berpengaruh. Hubungan antara gedung hijau dan cleaning service sering terabaikan, padahal peluang kontribusinya cukup besar.
Bahan kimia pembersih, konsumsi air, pengelolaan sampah, dan penggunaan alat memiliki jejak lingkungan. Gedung yang beroperasi secara berkelanjutan memperhatikan aspek-aspek tersebut, tidak hanya desain bangunannya. Kualitas udara dalam ruangan dan kesehatan penghuni juga dipengaruhi oleh praktik kebersihan.
Praktik Pembersihan Ramah Lingkungan
Penggunaan bahan pembersih dengan dampak lingkungan lebih rendah, dosis terukur, serta pengurangan bahan berbahaya membantu menjaga kualitas udara dan perairan. Peralatan hemat air, kain mikrofiber yang dapat dicuci ulang, dan mesin dengan konsumsi energi efisien mengurangi limbah. Pelatihan petugas dalam penakaran bahan mencegah pemborosan.
Pengelolaan Sampah dan Daur Ulang
Pemilahan sampah organik, anorganik, dan bahan berbahaya di sumbernya mendukung target pengurangan limbah ke tempat pembuangan akhir. Tim kebersihan berperan menjaga konsistensi pemilahan dan mengumpulkan data volume sampah yang berguna bagi pelaporan.
Peran Pengelolaan Lanskap
Taman yang dirawat dengan prinsip berkelanjutan, seperti pemilihan tanaman lokal, irigasi hemat air, pengomposan limbah daun, dan pengurangan pestisida kimia, mendukung keanekaragaman hayati dan kenyamanan termal. Area hijau juga memberi manfaat kesehatan mental bagi penghuni gedung.
Data dan Pelaporan
Pelaporan ESG (Environmental, Social, and Governance)) membutuhkan data yang dapat diverifikasi. Vendor yang mencatat penggunaan bahan, volume sampah, jam pelatihan, dan keselamatan kerja membantu perusahaan menyusun laporan yang kredibel. Kebijakan kerja sama dengan vendor yang selaras dengan prinsip keberlanjutan juga dapat dicantumkan dalam laporan.
Dimensi sosial dalam ESG mencakup kesejahteraan pekerja. Pemenuhan hak pekerja, pelatihan, dan keselamatan kerja pada vendor fasilitas menjadi bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan pengguna jasa.
Solusi dari MultiClean Indonesia
MultiClean Indonesia dapat membantu menyusun program cleaning service dan gardening service yang mendukung target keberlanjutan perusahaan Anda. Hubungi kami untuk mendiskusikan pendekatan yang sesuai dengan kebijakan gedung maupun pelaporan ESG.


