Meskipun teknologi sanitasi terus berkembang, toilet jongkok tetap menjadi fasilitas yang paling umum ditemukan di berbagai gedung publik, area komersial, dan industri di Indonesia. Karena intensitas penggunaannya yang tinggi, toilet jongkok sering kali menjadi area yang paling cepat kotor dan berkerak jika tidak ditangani dengan teknik yang benar.
Bagi tim MultiClean Indonesia, kebersihan toilet jongkok adalah standar dasar dalam menjaga kesehatan lingkungan. Berikut adalah panduan langkah demi langkah bagi cleaning service profesional untuk membersihkan toilet jongkok secara efektif dan efisien.
- Persiapan Alat dan APD (Alat Pelindung Diri)
Sebelum memulai proses pembersihan, seorang profesional wajib mengenakan APD lengkap untuk melindungi diri dari paparan bakteri dan bahan kimia. APD bisa berupa sarung tangan karet (handscoon), masker, dan sepatu bot anti-licin. Selain itu siapkan juga alat & bahan. Sikat toilet bertangkai, sikat kecil untuk sela-sela, kain mikrofiber, cairan pembersih porselen (karbol/disinfektan), dan gayung atau selang air.
- Tahap Pengosongan dan Pembilasan Awal
Efisien dimulai dengan area yang bersih dari hambatan. Singkirkan tempat sampah, sikat yang tergeletak, atau botol sabun di sekitar area toilet. Lakukan pembilasan awal menggunakan air bersih ke seluruh permukaan porselen dan lantai untuk melunakkan kotoran yang menempel serta debu permukaan.
- Aplikasi Cairan Pembersih (Chemical Treatment)
Tuangkan cairan pembersih porselen secara merata ke seluruh permukaan toilet jongkok, mulai dari bagian dalam lubang, pijakan kaki, hingga pinggiran luar. Penting untuk diperhatikan, biarkan cairan bekerja selama 3–5 menit (tergantung tingkat noda). Jangan langsung disikat agar bahan kimia dapat memecah kerak kalsium dan membunuh kuman secara maksimal.
- Teknik Penyikatan yang Sistematis
Gunakan sikat toilet dengan gerakan memutar untuk membersihkan bagian dalam lubang hingga ke area yang tidak kasat mata. Untuk pijakan kaki yang biasanya memiliki tekstur kasar (agar tidak licin), gunakan sikat lantai dengan bulu yang lebih kaku untuk mengangkat daki atau kotoran yang terjebak di sela-sela motif porselen.
Gunakan sikat kecil atau sikat gigi bekas untuk menjangkau sudut pertemuan antara porselen toilet dengan lantai keramik. Area ini sering kali menjadi tempat penumpukan jamur hitam jika tidak diperhatikan.
- Pembilasan Akhir dan Pengeringan
Bilas seluruh bagian dengan air bersih hingga tidak ada residu busa yang tertinggal. Residu sabun yang tertinggal di pijakan kaki sangat berbahaya karena dapat membuat permukaan menjadi sangat licin bagi pengguna berikutnya.
Tim MultiClean Indonesia selalu menekankan pentingnya mengelap bagian luar toilet dan area lantai di sekitarnya menggunakan kain mikrofiber kering. Toilet yang dibiarkan basah akan lebih cepat menangkap debu dan terlihat kusam kembali dalam waktu singkat.
- Sanitasi Area Pendukung (Bak Air dan Keran)
Efisiensi berarti membersihkan satu paket area. Jangan lupa untuk menyikat bagian dalam bak air (jika ada) dan mengelap keran air hingga mengkilap. Keran yang bersih dari bercak air memberikan kesan “bersih total” yang sangat disukai oleh pengguna gedung.
Mengapa Standar MultiClean Indonesia Berbeda?
Membersihkan toilet jongkok bukan sekadar menyiram dengan air dan karbol. Tim MultiClean Indonesia dilatih untuk memperhatikan aspek keselamatan kerja dan higienitas jangka panjang. Kami memastikan penggunaan bahan kimia yang tepat agar tidak merusak lapisan glaze pada porselen, sehingga toilet tetap mudah dibersihkan di kemudian hari.
Dengan prosedur yang sistematis dan efisien, kami memastikan fasilitas sanitasi gedung Anda tidak hanya bersih secara visual, tetapi juga bebas kuman, tidak berbau, dan aman digunakan bagi semua orang.


